Rabu, 22 Juli 2009

Para Pendiri Sekolah Sepak Bola Maya Bangunharja

Pembina:

Ua Teti SDN 3 Bangunharja

Para Pelopor

A Tedy
A Ivan
A Ruli Y.

Dan kawan-kawan semua Bangunharja

Bermimpilah karena mimpi itu gratis dan tidak bayar he.,.he., ^_~
(Arip Nurahman)

Visi


Misi

Program

Fokus





Langkah-langkah Strategis

1. Mendirikan Sekolah-sekolah Sepak Bola yang Berkualitas

2. Mencari bibit unggul atlet sepak bola

3. Managment yang Optimal dan terarah

4. Membuat Media Motivator (Film-Film Motivasi)



Teladan:

Italian Football Academy


Arsenal Soccer School : youth football coaching by Arsenal FC



Sekolah Sepak Bola Garda Purwa


SSB Universitas Pendidikan Indonesia



Kalau ada olahraga yang bisa dibisniskan,(Asal jangan pake judhaw hi.,.hi.,^_~) maka tak ada yang lebih menguntungkan selain sepakbola. Tak cuma digemari mayoritas penghuni bumi, perputaran uang di dalamnya juga luar biasa. Sepakbola sejatinya memang pertandingan dua babak — babak pertama adalah permainan di lapangan untuk menggapai kemenangan, sedang babak kedua adalah kemampuan untuk bertahan di iklim bisnis yang kompetitif. Keberhasilan (atau kegagalan) di babak satu akan mempengaruhi kinerja di babak yang lain (success-makes-success effect).

Tak beda dengan perusahaan pada umumnya, sebuah klub sepakbola dibangun oleh:

aset berwujud (tangible assets),

aset keuangan (financial assets),

dan aset tak berwujud (intangible assets).


Klub sepakbola juga bersandar pada human assets (pemain dan manajer berkualitas),


market/relational assets (reputasi klub dalam menarik sponsor dan siaran televisi),


structural assets (bagaimana klub mengelola dan mempromosikan bisnisnya),


dan intelectual property (semisal registrasi merek dagang).


semoga bermanfaat